Minggu, 15 Maret 2015

Mikroorganisme yang digunakan adalah khamir dari genus Saccharomyces. Minuman yang sangat terkenal yaitu anggur sebenarnya adalah buah anggur yang sudah mengandung gula sehingga dapat digunakan secara langsung oleh ragi selama proses fermentasi. Pada proses pembuatan minuman ini sudah tidak diperlukan tambahan gula lagi, apabila ingin menambah cita rasa dapat ditambahkan buah-buahan dan gula secukupnya.

Bakteri yang digunakan adalah bakteri yang bersifat asam laktat karena buah anggur mengandung asam malat yang tinggi. Bakteri tersebut akan mengubah asam malat menjadi asam laktat yang lemah dan proses ini disebut fermentasi malolaktat sehingga hasil minumannya memiliki rasa yang lebih baik dan sedikit asam. Coba Anda perhatikan proses pembuatannya pada Gambar berikut ini!


Proses pembuatan minuman anggur
Proses pembuatan minuman anggur
Bir sebenarnya merupakan produk yang berasal dari tepung biji padi-padian yang difermentasi oleh ragi. Hanya ragi tersebut tidak bisa menggunakan tepung itu secara langsung. Cara pembuatannya, yaitu biji padi-padian dibiarkan untuk berkecambah terlebih dahulu, kemudian dikeringkan lalu digiling, hasilnya disebut dengan malt yang berupa glukosa dan maltosa, dan proses perubahan tersebut dinamakan dengan malting. Selanjutnya baru difermentasi oleh ragi menjadi etanol dan karbondioksida.

Bioteknologi modern

Penemuan bahwa gen terdiri dari DNA dan dapat diisolasi, disalin dan dimanipulasi telah menyebabkan era baru bioteknologi modern. Manusia sekarang memiliki banyak aplikasi untuk bioteknologi modern.
Manusia telah memanipulasi makhluk hidup selama ribuan tahun. Contoh bioteknologi awal termasuk tanaman dan hewan Domestikasi dan kemudian pembiakan secara selektif mereka untuk karakteristik tertentu.
Bioteknologi modern melibatkan membuat produk yang berguna dari organisme secara keseluruhan atau bagian dari organisme, seperti molekul, sel, jaringan dan organ. Perkembangan terkini di bidang bioteknologi termasuk rekayasa genetika tanaman dan hewan, terapi sel dan nanoteknologi. Produk-produk ini tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari tetapi mungkin bermanfaat bagi kita di masa depan.

contoh-contoh Bioteknologi modern



Pertanian
Tumbuhan dan hewan dapat ditingkatkan dengan peternakan selektif untuk sifat tertentu atau oleh modifikasi genetik. Sifat menguntungkan dapat diidentifikasi secara visual atau dengan profil DNA. Misalnya, petani mungkin ingin tanaman dengan herbisida atau resistensi terhadap serangga, toleransi terhadap lingkungan yang berbeda atau peningkatan penyimpanan, atau mereka mungkin ingin ternak dengan daging yang lebih baik dan wol atau ketahanan terhadap penyakit.
Contoh Bioteknologi modern
Bioteknologi dalam pengertian modern memungkinkan para ilmuwan untuk meningkatkan efisiensi peternakan untuk beberapa masalah agronomi tradisional yang sulit
 
Kloning

Kloning merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam dan dialami oleh banyak bakteria, serangga, atau tumbuhan. Dalam bioteknologi, kloning merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan berkas DNA atau gen, sel, atau organisme

contoh dari kloning adalah


Contoh-contoh Produk Bioteknologi Konvensional / Tradisional
Bioteknologi konvensional disebut juga sebagai bioteknologi sederhana. Disebut demikian mungkin karena bioteknologi jenis ini dikerjakan secara sederhana, bisa menggunakan peralatan sederhana. Di samping itu, ada juga yang menyebutnya sebagai bioteknologi kuno. Disebut demikian, mungkin karena bioteknologi jenis ini sudah dikenal dan dikerjakan oleh manusia 6000 tahun sebelum masehi dengan memanfaatkan kemampuan fermentasi mikroba tertentu . 
Beberapa contoh produk bioteknologi konvensional, antara lain sbb :
1.     anggur dan bir, dari bahan mentah biji sereal ( semisal gandum ) dengan agen hayati khamir dari jenis Aspergillus oryzae

2.     Roti, dari bahan dasar biji sereal ( gandum ) dengan agen hayati berupa khamir dari jenis Saccharomyces cerevisiae.

3.     Keju, dari bahan dasar  susu murni dengan agen hayati kelompok bacteri asam laktat ( dari genus : Lactobacillus dan Streptococcus ) yang memfermentasi laktosa menjadi asam laktat.. Juga terkadang digunakan jamur Penicillium camembert dan Penicillium requefort .

4.     Yoghurt, dari bahan dasar susu segar dengan agen hayati bacteri asam laktat dari jenis  Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophylus. Hasil gambar untuk contoh-contoh bioteknologi konvensional Hasil gambar untuk contoh-contoh bioteknologi konvensional       Hasil gambar untuk contoh-contoh bioteknologi konvensional        Hasil gambar untuk keju