Kamis, 12 Februari 2015

0 Jenis "Kucing" Prasejarah Terbesar di Dunia

Halo!
Sobat Apasih.com :)

1. Smilodon

Smilodon adalah salah satu predator prasejarah paling terkenal, dan juga salah satu yang paling tangguh. Setidaknya ada tiga spesies hidup di Utara dan Amerika Selatan; spesies terkecil, Smilodon gracilis, seukuran jaguar modern, sedangkan Smilodon fatalis sebesar singa.

Namun, spesies Smilodon Populator berbobot 300 kg (661 £) dan rata-rata mencapai hingga 500 kg (£ 1102) ketika dewasa! Smilodon tidak begitu lincah seperti kucing modern, tapi ia sangatlah kuat, dengan kaki yang kuat juga leher yang tebal, dan terutama kukunya yang panjang untuk mencengkeram mangsanya. taring nya bisa mencapai 30 cm (12 ") panjangnya, dan sempurna untuk menyebabkan cedera fatal bajing tanah, hewan besar, bahkan juga mammoth !


2. Harimau Pleistosen

Harimau Pleistosen merupakan "versi awal" dari harimau yang sama kita lihat sekarang. Harimau berkembang di suatu tempat di Asia sekitar 2 juta tahun yang lalu, khusus untuk memangsa beragam jenis herbivora besar yang tinggal di benua pada saat itu. Harimau adalah kucing terbesar saat ini, dengan Bengal besar dan Siberia jantan yang berbobot hingga mencapai 300 kg (£ 661) atau lebih. Namun, selama jaman Pleistosen, pasokan makanan yang lebih besar, sehingga harimau itu sendiri yang lebih besar, dengan bobot 490 kg (1080 £)

3. Singa Amerika

Singa Amerika atau Atrox Panthera, mungkin yang paling dikenal dari semua kucing prasejarah setelah Smilodon. Ia tinggal di Utara dan Amerika Selatan (dari Alaska ke Peru) selama zaman Pleistosen, dan punah 11.000 tahun lalu, Singa Amerika adalah kucing terbesar di Amerika Utara selama Zaman Es, beratnya mencapai 470 (£ 1036), bahkan mungkin 500 kg (£ 1102), dan mampu memangsa hewan yang sangat besar.


4. Machairodus Kabir

Machairodus, mungkin tampak seperti harimau raksasa dengan gigi pedang, walaupun tidak mungkin untuk mengetahui apakah kulitnya bergaris-garis, berbintik-bintik atau jenis lain dari tanda bulunya. Machairodus jarang disebutkan sebagai kucing raksasa, tetapi fosil yang ditemukan di Chad, Afrika, (dan diklasifikasikan sebagai spesies baru, Machairodus kabir), menunjukkan bahwa makhluk ini merupakan salah satu kucing terbesar dengan bobot 490 kg (£ 1080 ) atau mungkin 500 kg (£ 1102).


5. Homotheirum 

Juga dikenal sebagai "kucing pedang", Homotherium adalah salah satu kucing paling sukses di zaman prasejarah, ditemukan di Amerika Utara dan Amerika Selatan, Eropa, Asia dan Afrika. Ia pemburu baik, disesuaikan dengan kaki yang cepat berjalan dan aktif terutama pada siang hari (sehingga menghindari persaingan dengan predator nokturnal lainnya).

Kaki depannya sangat panjang dan kaki belakang lebih pendek, yang memberikan penampilan yang sedikit seperti hyena. Meskipun Homotherium tidak terkenal untuk ukurannya, namun fosil beberapa sisa-sisa kucing pedang baru-baru ini ditemukan di Laut Utara menunjukkan bahwa mereka bisa mencapai berat 400 kg (882 £), lebih besar daripada harimau Siberia modern.

6. Cave Lion 

Singa Gua adalah subspesies singa raksasa, beratnya mencapai 300 kg (£ 661) atau lebih. Ini adalah salah satu predator paling berbahaya dan kuat selama Zaman Es terakhir di Eropa, dan ada bukti bahwa ia ditakuti, dan mungkin disembah oleh manusia prasejarah. Banyak lukisan gua dan beberapa patung telah ditemukan yang menggambarkan Singa Gua.

Menariknya, ini menunjukkan bahwa singa ini nyaris tidak memliki bulu leher, seperti pada harimau modern. Hal ini membingungkan, beberapa lukisan gua juga menunjukkan Singa Gua memiliki garis-garis samar pada kaki dan ekor. Hal ini menyebabkan beberapa ilmuwan menyarankan bahwa mungkin Singa Gua sebenarnya lebih terkait dengan Harimau.

7. European Jaguar 

Berbeda dengan Jaguar raksasa, jaguar Eropa atau gombaszoegensis Panthera tidak berasal dari spesies yang sama seperti jaguar modern. Jaguar Eropa adalah predator besar, beratnya mencapai 210 kg (463 £) atau lebih, dan mungkin di bagian atas rantai makanan di Eropa, 1,5 juta tahun yang lalu. Fosilnya tetap telah ditemukan di Jerman, Perancis, Inggris, Spanyol dan Belanda.

8. Giant Jaguar 

Jaguar sekarang bertubuh lebih kecil jika dibandingkan dengan singa atau harimau, berat rata-rata mereka biasanya 60-100 kg (132-220 £). Namun pada zaman prasejarah, Bagian dari Amerika Utara & Selatan adalah rumah bagi Jaguar raksasa. Masih spesies yang sama dengan jaguar modern. Ia berukuran melebihi singa dewasa atau harimau, dan mungkin beberapa kali lebih kuat begitu pula dengan dengan gigitannya

9. Xenosmilus 

Xenosmilus bertaring pendek, tebal, namun cukup tajam. Semua giginya (bukan hanya gigi taring) memiliki tepi bergerigi untuk memotong daging, dan lebih seperti gigi hiu atau dinosaurus karnivora, dibanding gigi kucing modern. Dengan bobot 180-230 kg (397-507 £) Xenosmilus tidak mencekik mangsanya seperti kucing modern melakukannya, ia hanya menggigit sepotong besar daging dari korban, dan menunggu mangsanya mati kehabisan darah.

10. Giant Cheetah 

Cheetah Raksasa (Acinonyx pardinensis), berasal dari genus yang sama dengan Cheetah modern kita (Acinonyx jubatus), dan mungkin tampak sangat mirip, tapi jauh lebih besar. Dengan bobot 120-150 kg (265-331 £) ia mampu memangsa hewan yang lebih besar daripada besar tubuhnya.

Namun ada beberapa perdebatan apakah ia bisa lari secepat Cheetah modern, karena beratnya yang lebih besar, namun menurut beberapa ahli, Cheetah Raksasa memiliki kaki lebih panjang dan jantung serta paru-paru yang lebih besar, memungkinan ia mampu berlari secepat, atau bahkan lebih cepat daripada cheetah hari ini - yang lebih dari 115 km / jam (72mph)!
Dalam mitologi suku bangsa pribumi di Amerika Selatan, Yacu-mama merupakan seekor monster laut bersama panjang lima puluh langkah yg diyakini menghuni muara Sungai Amazon & laguna di dekatnya. Yacumama diyakini sbg induk dari seluruh makhluk air. Menurut legenda, Yacu-mama bakal menyedot tiap-tiap makhluk hidup yg melintas dalam 100 langkah darinya. Buat melindungi diri, orang Indian setempat dapat meniup conch horn(terompet yg terbuat dari cangkang keong agung) sebelum memasuki air, diakui bahwa Yacu-mama dapat memperlihatkan dia kalau dirinya hadir. Makhluk ini kadang-kadang diyakini sbg ular raksasa “Giant Anaconda” atau orang Sesilia menyebutnya juga sebagai Minhocão. 
Dunia ini penuh bersama bermacam macam misteri yg enggak gampang dipecahkan. Salah satu misteri tersebut sudah menghantui hutan Amazon yg lebat, yg menciptakan tidak sedikit orang rata-rata memutar jalan utk lewat Brazil apabila bepergian lewat sungai Amazon, sungai ke-2 paling besar sesudah Sungai Nil yg amat sangat luas. 
Suku Aztec di meksiko tengah, udah menceritakan mengenai keberadaan ular raksasa di sekitar pinggir sungai di kegelapan hutan Amazon. Suku Aztec menobatkannya yang merupakan salah satu dewa mereka yg paling kuat : Quetzalcoatl. 
Dalam abad-abad berikutnya suku pribumi dari Amazon sering bicara berkaitan Yacumama. Herpetologist Eropa serta Amerika mengabaikan pembicaraan mereka & menganggapnya sbg mitos atau juga sebagai referensi pada Boa air raksasa, Anaconda. 
Menurut beberapa orang pribumi, ular raksasa yang lain mendiami wilayah bayangan Amazon pun : Sachamama & Minhocão, yaitu ular yg oleh sekian banyak masyarakat pribumi Amazon diakui sanggup mengubah tanah dikala mereka melewatinya.
Kendati para Herpetologist punya anggapan Yacumama yaitu anaconda, tetapi masyarakat pribumi tidaklah bicara berkenaan seekor anaconda agung bersama nama yg tidak sama. Mereka bicara mengenai monster raksasa sebenarnya yg demikian gede maka anaconda dapat nampak mungil jikalau di bandingkan. Warga pribumi kadang-kadang bicara tentang ular raksasa dgn panjang 160 kaki ini bersama penuh ketakutan & kekaguman. Kepala Makhluk raksasa ini konon lebarnnya mencapai 6 kaki. Mereka mampu menumbangkan pepohonan serta mengubah arah anak sungai mungil. 
Kepada th 1906, satu orang penjelajah ternama, Colonel Percy H. Fawcett meng-klaim berjumpa seekor anaconda raksasa kala bepergian menyusuri Sungai Amazon. Ia menembak makhluk itu sampai makhluk itu dilihatnya sekarat. Ia bercerita : “Kami menepi dari sungai serta mendarat jelang reptil raksasa itu bersama hati-hati itu, panjangnya 62 kaki. Spesimen agung sebagaimana ini sungguh enggak biasa, namun jejak-jejaknya di rawa-rawa mencapai lebar enam kaki & didukung laporan orang Indian & para pemetik karet bahwa anaconda benar-benar kadang-kadang mencapai ukuran yg luar biasa. The Brazilian Boundary Commission mengemukakan terhadap sy bahwa satu ekor yg tewas di Rio Paraguay panjangnya melebihi 80 kaki, sungguh mengerdilkan satu ekor yg gue tembak yg hanya 62 kaki.
Tapi para akademisi profesional serta herpetologist teramat ragu jikalau ada makhluk yg melebihi Anaconda yg sempat di bunuh Colonel H. Percy Fawcett. Masalahnya makhluk segede itu tentunya teramat enteng ditemukan. 
Keberadaan Yacumama pula jadi kontroversi di abad berikutnya sampai dua bersaudara, Mike & Greg Warner , bersama-sama dalam satu buah ekspedisi ke hutan Amazon memburu keberadaan ular raksasa itu. Ekspedisi itu enggak membuahkan bukti keberadaan yg meyakinkan, meski mereka sudah merekam jejak lintasan ular raksasa & membawa kesaksian dari orang pribumi yg mengaku udah menyaksikan Yacumama. 
Mike Warner bicara bersama beberapa ratus pribumi & pekerja yg mengaku sudah berjumpa dgn Yacumama. Ia mencatat bahwa ke-2 suku ori di wilayah Afrika tertentu serta pribumi di dekat Sungai Amazon di Amerika Selatan menggambarkan ular gede dgn karakteristik fisik yg sama. 
Biarpun ekspedisi mula-mula tidak sukses menemukan Yacumama, ke-2 bersaudara itu tak kapok. Sesudah jalankan penggalangan dana, mereka kembali lagi jalankan ekspedisi ke Amazon & kelihatannya mereka menemukannya. Bahkan, temuan mereka teramat diakui sampai National Geographic Society menyebut kesukaan serius dalam penelitian serta temuan dua bersaudara itu. Apa yg mereka dapatkan amat tepat dgn laporan saksi mata diawal mulanya. 
Tatkala bertahun-tahun, beraneka ragam tampilan Yacumama udah men-deskripsikan ular yg tumbuh tanduk di atas kepalanya. Ciri khas aneh ini, disebutkan dalam demikian tidak sedikit laporan yg datang dari pengamat independen yg keluar-masuk Amazon, udah menuntun Warner terhadap hipotesis-nya bahwa Yacumama kemungkinan yakni version prasejarah dari Sesilia modis. Sebahagian gede dari 50 atau lebih spesies Sesilia yg sudah didaftar mempunyai alur di sepanjang ke-2 segi kepala yg berisi sungut yg akan ditarik masuk. Bagi pengamat yg tdk terlatih, mereka kemungkinan menyangkanya juga sebagai tanduk.

Titanoboa, ular terbesar yang tiada tandingannya hingga hari ini

Pada awal Ferbruari 2014 ini penduduk Florida Amerika Serikat dihebohkan oleh tertangkapnya seekor ular piton yang menyerupai Titanoboa, yakni ular terbesar yang pernah diketahui sepanjang peradaban manusia. Ular yang cukup besar itu memang mengingatkan warga dunia tentang keberadaan Titanoboa yang pernah mencapai panjang 48 meter dengan bobor 2.500 kilogram 

titanoboa ular raksasa yang pernah ada
Bagaimana cerita sebenarnya tentang ular terbesar di dunia itu?
Hal itu diawali di sebuah areal tambang di Cerrejon, Kolombia, ketika para ilmuwan menemukan sejumlah fosil daun raksasa dan reptil berukuran besar yang kemungkinan berasal dari zaman prasejarah setelah kepunahan dinosaurus. Penemuan fosil-fosil tersebut menunjukkan bahwa bumi pernah mengalami masa pemanasan global yang mengarah pada penciptaan ekosistem baru yaitu kelahiran hutan-hujan di mana mahluk-mahluk besar berjuang untuk menjadi predator utama di planet ini. Dan yang paling mendominasi dalam perjuangan tersebut adalah Titanoboa, ular terbesar sepanjang masa.
Titanoboa yang dipamerkan di Museum Smithsonian
Titanoboa yang dipamerkan di Museum Smithsonian
Menurut Smithsonian Channel, Titanoboa yang berarti “Boa Titanic” atau “Boa Raksasa” adalah genus ular yang sudah punah yang hidup sekitar 60 – 58 juta tahun lalu, pada zaman Paleocene, yaitu periode 10 juta tahun setelah kepunahan dinosaurus. Spesis yang paling dikenal adalah Titanoboa cerrejonensis, merupakan reptil yang paling besar, paling panjang dan paling berat yang pernah ditemukan. Spesis tersebut menggantikan rekor penemuan sebelumnya yaitu, Gigantphis.
titanoboa ular raksasa di dunia8
Dalam jajaran hewan predator, penemuan tersebut merupakan penemuan terbesar sejak ditemukannya T-Rex. Ular yang memiliki panjang 48 meter dengan bobor 2.500 kilogram ini mengungkapkan kembali sebuah dunia yang hilang dari mahluk-mahluk raksasa.
titanoboa ular raksasa di dunia 7
titanoboa ular raksasa di dunia 4
titanoboa ular raksasa di dunia 2
titanoboa ular raksasa di dunia 6
titanoboa ular raksasa di dunia 1

Jumat, 06 Februari 2015

. BoarCroc (Kaprosuchus saharicus)



Kaprosuchus adalah sebuah genus yang telah punah dari mahajangasuchid crocodyliform.Hal ini diketahui dari tengkorak yang ditemukan di Upper Cretaceous Echkar Formation di Niger.Namanya yang berarti "BoarCroc" dari bahasa Yunani kapros ("babi hutan") dan souchos ("buaya") mengacu pada gigi yang luar biasa besar yg berbentuk taring yang mirip dengan babi hutan.Buaya ini telah dijuluki "BoarCroc" oleh Paul Sereno dan Hans Larsson yang genusnya pertama kali dijelaskan di dalam monografi yang diterbitkan dalam ZooKeys pada tahun 2009 bersama dengan crocodyliformes Sahara lainnya seperti Anatosuchus dan Laganosuchus.

Kaprosuchus diperkirakan memiliki panjang sekitar 6 meter.Buaya ini memiliki tiga set gigi yang seperti gading yg berbentuk taring yang ada di bagian atas dan di bawah tengkorak, jenis gigi ini tidak terlihat dalam crocodyliform lain yang sudah dikenal.Karakteristik lain yang unik dari Kaprosuchus adalah kehadiran besar, tanduk berkerut terbentuk dari tulang squamosal dan parietal yang keluar dari tengkoraknya.

2. RatCroc (Araripesuchus rattoides)



Fossil-nya ditemukan di Maroko.Panjangnya tiga kaki.Mempunyai sepasang gigi di rahang bawahnya untuk menggali untuk mencari makanan.

3. PancakeCroc (Laganosuchus thaumastos)



Pada panjang 20 kaki, PancakeCroc sama besarnya seperti buaya terbesar yang hidup sekarang ini.Tapi rahang tiga kakinya benar-benar tipis, rapuh, dan kurang bertenaga.Karena rahangnya tidak cukup kuat untuk berkelahi dengan mangsanya, Paul Sereno percaya dia makan di bawah air, hanya dengan membuka mulutnya dan berharap sesuatu akan berenang di dalamnya. Tubuhnya sudah pasti dilengkapi dengan baik untuk mengintai tanpa bergerak di satu tempat selama berjam-jam, bahkan mungkin berhari-hari.

4. DuckCroc (Anatosuchus minor)


Diciptakan untuk bergerak di darat, DuckCroc mungkin sangat cekatan, serta cepat larinya. Scan otak menunjukkan otak DuckCroc dikelilingi oleh kantong udara - tanda-tanda bahwa itu adalah organ turbocharged yang membutuhkan pendinginan. DogCroc juga berbagi karakteristik serupa. Anda mungkin menyebut mereka korvet buaya. Tapi DuckCroc memiliki otak yang lebih besar yang terhubung ke hidung yang sangat khusus - mungkin sesuatu seperti Platypus berparuh bebek.

5. DogCroc (Araripesuchus wegeneri)



Makhluk aneh, dan kurus, yang tampak seperti anjing berlapis baja, mengendus tanah saat mereka pergi, dan juga mengendus udara dengan hidungnya yang berdaging. DogCroc adalah seniman melarikan diri yang lihai - siap untuk berenang menjauh dari dinosaurus atau lari dari buaya lain. Seperti DuckCroc, DogCroc memiliki otak besar - bagian berpikir, dan merasakan dari otak.

6. SuperCroc (Sarcosuchus imperator)



Para ilmuwan telah menggali sisa-sisa satu buaya kuno yang sepanjang bus kota dan berat seperti ikan paus kecil. Makhluk raksasa, yang hidup 110 juta tahun yang lalu, di masa Cretaceous Tengah, tumbuh sepanjang 40 kaki (12 meter) dan beratnya sebanyak delapan ton metrik (17.500 Pon).

Rahangnya sendiri hampir sepanjang enam kaki (1,8 meter) dan mempunyai lebih dari 100 gigi yang begitu kuat bahkan makhluk kolosal ini mungkin mengkonsumsi dinosaurus kecil serta ikan.

7. Deinosuchus rugosus


Deinosuchus adalah buaya dengan rahang besar serta menjadi makhluk terbesar yang menjelajahi daratan berair yang pernah ada di dunia. Mesin pembunuh raksasa purba ini bersembunyi di rawa yang lebat di Amerika Utara lebih dari 65 juta tahun yang lalu. Dengan rahang sepanjang tinggi badan manusia, ia dapat dengan mudah membunuh dinosaurus dengan bobot beberapa ton. Dengan mudah kita dapat membayangkan bagaimana makhluk buas ini menarik dinosaurus besar ke air untuk menenggelamkannya, lalu membunuhnya dengan gigitan yang mematikan.

Sejauh ini bagian dari makhluk ini telah ditemukan. Para ilmuwan memperkirakan ukuran dari makhluk ini berdasarkan tengkorak yang telah ditemukan di Texas.

Info

  • Panjang : 12 – 15 meter, termasuk 1.8 meter rahang
  • Bobot : 5 ton
  • Makanan : Hewan besar, termasuk dinosaurus
  • Deinosuchus hidup di akhir zaman Cretaceous, di rawa-rawa di sebagian besar tempat yang sekarang adalah Amerika Utara. Pemburu fosil telah menemukan sebagian kerangka dari buaya purba yang luar biasa ini di Montana dan Texas.

Fakta Lain
  • Deinosuchus adalah salah satu dari keturunan reptil buaya purba yang memiliki struktur tubuh yang sama dari sejak zaman Jurassic (sekitar 150 juta tahun yang lalu) hingga kini.
  • Seperti halnya dengan buaya moderen, Deinosuchus mungkin menelan bebatuan sebagai pemberat untuk menyeimbangkan daya apung tubuhnya dan membantunya untuk tetap didalam air saat mengincar mangsanya.
  • Deinosuchus juga dikenal sebagai nama samaran dari Probosuchus, atau ‘buaya menyeramkan’.
  • Berdasarkan pengkajian yang mendalam atas kerangkanya – dengan menghitung cincin pertumbuhan seperti cincin pada sebuah pohon – para ahli memperkirakan bahwa Deinosuchus membutuhkan waktu 35 tahun untuk tumbuh mencapai ukuran dewasanya.
bedanya Dinosuchus sama Sarcosuchus (SuperCroc) itu kalo Deinosuchus hidup di rawa2, kalo SuperCroc hidup di sungai & laut dangkal, kalo dari ukuran gk beda jauh
1. Argentinosaurus: Terbesar di Daratan Sepanjang Masa



Merupakan hewan darat terbesar sepanjang masa. Hewan ini memiliki panjang sekitar 45 meter dan berat kurang lebih 95 ton atau 30 kali berat gajah afrika.

Mahluk ini hidup pada masa Cretaseous atau 100 juta tahun yang lalu. Mereka hidup berkelompok dan sering kali menjadi mangsa dari predator raksasa seperti Giganotosaurus.



2. Ornithocheirus: Terbesar yang pernah terbang


Merupakan mahluk terbesar yang pernah terbang. Sayap mahluk ini dari ujung ke ujung sepanjang 46 kaki atau 18 meter. Bahkan di sayapnya ini cukup untuk menampung 2 mobil keluarga. Ornithocheirus memakan ikan.

Mahluk sebesar ini dapat terbang karena tubuhnya dibuat berongga sehingga mudah untuk terbang. Meskipun mahluk ini besar, seringkali mahluk ini menjadi santapan Deinosuchus atau Sarchosucus.



3. Giganotosaurus: Predator Darat Terbesar Sepanjang Masa


Giganotosaurus dinobatkan sebagai predator darat terbesar yang pernah ada. Struktur tubuh Gigan mirip dengan t-rex.

Tetapi t-rex lebih pendek dan tubuhnya 'hanya' sekitar 9 meter, sedangkan Gigan dewasa bisa mencapai 13 meter. Raksasa ini hidup berkelompok dalam menjatuhkan mangsa besarnya seprti seekor Argentinosaurus dewasa.




4. Liopleurodon: Predator Laut Terbesar Sepanjang Masa


Liopleurodon disebut-sebut merupakan predator laut terbesar sepanjang masa. Mahluk ini memiliki gigi sepanjang 30cm, dan tengkorak sepanjang 5 meter.

Panjang maksimal tubuh monster ini adalah 25 meter. Makanan monster ini tentu saja tubuh paus dan berbagai mahluk berdaging banyak lainnya. Hidup 140 juta tahun lalu.




5. Megalodon


Megalodon adalah sejenis hiu yang hidup di masa purba. Hiu ini merupakan nenek moyang hiu dan tentunya memiliki ukuran yang luar biasa besar. Megalodon kecil berukuran sekitar 6 meter panjangnya.

Sedangkan Megalodon dewasa berukuran sekitar 18 meter atau sebesar kapal. Makanan hiu ini biasanya seekor paus. Cara mereka makan pun sama dengan hiu modern.



6. Sarcoshucus: Predator Amphibi Terbesar Sepanjang Masa


Sarcosuchus, keluarga dekat buaya merupakan jenis buaya yang paling besar dalam keluarga buaya. Panjang tubuh monster raksasa ini sekitar 50 kaki dengan berat sekitar 8-10 ton, atau hampir sama dengan ukuran sebuah bus.

Sarcosuchus kadang bisa memakan seekor dinosaurus raksasa yang senang meminum air di sungai tempat sarcosuchus tinggal.



7. Deinosuchus


Mahluk ini merupakan nenek moyang dari keluarga buaya. Jika pada sarcosuchus mulutnya panjang, tidak pada deinosuchus. Deinosuchus disinyalir memiliki gigi sepanjang 10 cm, dan mulutnya memiliki kekuatan gigitan 10.000 pon atau 2 kali kekuatan gigitan singa.

Mahluk ini memiliki panjang 45 kaki dan berat sekitar 12 ton. Walaupun ukuran tubuhnya besar, mahluk ini juga memiliki loncatan yang tinggi. Deinosuchus bisa memakan seekor Pterodactyl ukuran dewasa.



8. Blue Whale: Hewan Terbesar di Dunia (saat ini)


Blue Whale atau biasa disebut paus biru, bisa dibilang sebagai mahluk terbesar di dunia saat ini. Dengan panjang sekitar 100 kaki dan berat lebih dari 50 ton tentu saja menobatkan paus biru sebagai mahluk terbesar di dunia.

Tapi mungkin ada sesuatu yang janggal dengan mahluk ini, meskipun ukurannya yang tergolong sangat besar, paus ini hanya memakan plankton dan organisme kecil di air
. Liopleurodon



Liopleurodon disebut-sebut merupakan predator terbesar sepanjang masa. Mahluk ini memiliki gigi sepanjang 30cm, dan tengkorak sepanjang 5 meter. Panjang maksimal tubuh monster ini adalah 25 meter. Makanan monster ini tentu saja tubuh paus dan berbagai mahluk berdaging banyak lainnya. Hidup 140 juta tahun lalu.

2. Dunkleosteus


Dunkleosteus adalah ikan terbesar pada jaman prasejarah yang hidup sekitar 380 juta tahun yang lalu. Panjang seekor Dunkleosteus bisa mencapai kira kira 10 meter, dan berat 3,5 ton. Dunkleosteus dipersenjatai dengan rahang yang kuat, yang bisa menggigit benda bahan logam sekalipun . Dunkleosteus memakan semua yang ada di laut, termasuk spesiesnya sendiri.

3. Pliosaurs



Pliosaurs yang berarti ‘more lizard’ adalah sebuah genus dari reptil laut yang telah punah. Termasuk dalam keluarga Pliosauridae. Merupakan predator yang sangat besar dengan makanan utamanya adalah ikan, cumi-cumi dan reptil laut lainnya.

Pliosaurs menghantui lautan di dunia, menyerang dengan kekuatan dan kecepatan intens. Leher pendek dan rahang besar, mereka layaknya killer machine. Kerangka Pliosaurs terbesar dengan panjang yang luar biasa, yaitu 52 meter, dengan total panjang kepala hampir 8 kaki.

4. Sarcoshucus
 
Sarcoshucus merupakan keluarga terdekat buaya yang hidup 112 juta tahun yang lalu. Merupakan salah salah satu jenis buaya terbesar yang pernah ada. Memiliki panjang tubuh sekitar 12 meter dengan berat kira-kira 8-10 ton. Berdasarkan bukti fosil menunjukkan bahwa hewan ini hidup di daerah afrika yang pada zaman itu masih berupa dataran tropis.

5. Deinosuchus
 
Deinosuchus merupakan nenek moyang dari keluarga buaya sama halnya seperti sarcosuchus. Tapi jika pada sarcosuchus mulutnya panjang, tidak pada deinosuchus. Deinosuchus disinyalir memiliki gigi sepanjang 10 cm, dan mulutnya memiliki kekuatan gigitan 10.000 pon atau 2 kali kekuatan gigitan singa.
Makhluk ini memiliki panjang 45 kaki dan berat sekitar 12 ton. Walaupun ukuran tubuhnya besar, makhluk ini juga memiliki loncatan yang tinggi. Deinosuchus bisa memakan seekor Pterodactyl ukuran dewasa.

6. Orthocone

 
460 tahun yang lalu, Orthocone adalah hewan terbesar yang ada di bumi dan merupakan predator yang terganas yang ada. Hewan ini hidup dengan cangkang konus yang sangat panjang (kira-kira panjangnya 11 m). Tanpa sirip ataupun ekor.
Orthocone bergerak dengan cara mendorong air ke arah berlawanan dengan arah yang ingin dituju. Pergerakan vertikal dilakukan dengan mengontrol jumlah air laut yang ada di dalam cangkang.Makanan dari hewan ini adalah beberapa anthropoda, seperti sea scorpion.


7. Helicoprion


Helicoprion merupakan jenis dari hiu yang hidup sekitar 300 tahun yang lalu. Berbeda dengan hiu modern, hiu ini memiliki gigi berbentuk lingkaran yang mengingatkan pada gergaji bulat. Tidak ada lokasi yang pasti dari “gigi-bulat” itu, mengingat bahwa “gigi-bulat” tersebut merupakan satu-satunya fosil yang dikenali. Berdasarkan rekonstruksi dari para ahli, sampai saat ini disimpulkan bahwa “gigi-bulat” tersebut terletak di bagian depan rahang bawah, yang berfungsi untuk menggali.

8. Megalodon


Megalodon adalah sejenis hiu yang hidup di masa purba. Hiu ini merupakan nenek moyang hiu dan tentunya memiliki ukuran yang luar biasa besar. Megalodon kecil berukuran sekitar 6 meter panjangnya. Sedangkan Megalodon dewasa berukuran sekitar 18 meter atau sebesar kapal. Makanan hiu ini biasanya seekor paus. Cara mereka makan pun sama dengan hiu modern.

9. Titanoboa

Titanoboa atau biasa disebut Titan Boa adalah genus ular yang hidup sekitar 60 hingga 58 juta tahun yang lalu pada periode Paleosen. Satu-satunya spesies dalam genus ini yang diketahui adalah Titanoboa cerrejonensis, ular terbesar yang pernah ditemui. Ilmuwan memperkirakan T. cerrejonensis memiliki panjang 13 m dengan massa lebih dari 1.100 kg, dan memiliki lebar 1 m. Fosil 28 T. cerrejonensis ditemukan di tambang batu bara Cerrejón di Kolombia utara tahun 2009.

10. Livyatan melvillei


Livyatan melvillei adalah ikan paus yang memakan paus lain. Ia memiliki gigi terbesar dari setiap binatang yang pernah menggunakan gigi mereka untuk makan (gading gajah lebih besar, tapi hanya membantu mereka hal-hal menghancurkan, tidak digunakan untuk makan). Mereka tinggal di lautan yang sama dan makan makanan yang sama seperti Megalodon, jadi paus ini benar-benar harus bersaing dengan predator hiu terbesar yang pernah.

11. Basilosaurus

Basilosaurus atau 'Kadal Raja' adalah genus cetacean yang hidup dari 40 hingga 34 juta tahun silam di akhir Eosen. Sisa sisa fosilnya telah ditemukan di Amerika Serikat (Louisiana), dan waktu itu sempat dipercaya sebagai semacam reptil laut raksasa. Walaupun penelitian lebih lanjut telah membantahkan hal ini. Fosil dari sekurangnya dua spesies lain dari takson ini telah ditemukan di Mesir dan Pakistan. Basilosaurus dapat tumbuh hingga sepanjang 18 meter (60 kaki), dan dipercaya sebagai hewan terbesar di masa saat mereka hidup.

12. Jaekelopterus rhenaniae

Jaekelopterus rhenaniae atau 'Otto Jaekel dari Rhineland' adalah spesies punah dari Eurypterida (kalajengking laut). Pada panjang diperkirakan sebesar 2,5 meter (8,2 kaki), ini adalah salah satu dari dua arthropoda terbesar yang pernah ditemukan (yang lainnya adalah binatang kaki seribu-seperti raksasa, Arthropleura, meskipun hewan yang lebih besar tidak jelas). Para eurypterid terbesar kedua dikenal adalah Pterygotus. Jaekelopterus hidup sekitar 390 juta tahun lalu. Meskipun disebut sebagai "kalajengking laut", adalah berspekulasi untuk memiliki hidup di sungai air tawar dan danau, bukan di lautan air asin. Hewan itu dijelaskan oleh Simon Braddy dan Markus Poschmann dari University of Bristol di jurnal Biology Letters (November 2007), mereka menemukan 46 cm chelicera (cakar seperti bagian mulut), dan diperkirakan ukuran total hewan berdasarkan proporsi dari cakar ini. Bila diperpanjang, chelicerae akan telah menambahkan meteran panjangnya lain.

13. Predator X

Predator X adalah nama yang belum resmi untuk predator laut yang diklaim sebagai "binatang yang paling menakutkan yang berada di lautan".
Memiliki panjang tubuh sampai dengan 15 meter, berat badan 45.000 kg dan dengan gigi 30 sentimeter panjangnya (giginya bahkan lebih kuat dibandingkan dengan gigi Tyrannosaurus), membuat gigitannya 10 kali lebih kuat daripada predator saat ini dan empat kali lebih kuat dari Tyrannosaurus. Ada satu lagi fakta yang membuat makhluk ini menjadi menakutkan, Predator X dapat berenang hanya menggunakan dua siripnya, dua lainnya dapat berfungsi untuk menangkap mangsa.

14. Tyrannosaurus-Rex










Tyrannosaurus Rex adalah predator dominan selama 25 juta tahun. Dengan indera yang tajam, kekuatan rahang 16 kali lebih kuat dari alligator dan memiliki 7 ton otot rahang, cocok dengan namanya, "tyrant lizard king.".http://dsc.discovery.com/videos/dinosaurs/

15. Spinosaurus

 
Spinosaurus merupakan Theropoda raksasa yang dapat tumbuh hingga 13, 8 m dengan tinggi lebih dari 6 m dan berat mencapai 7, 6 ton. Panjang tengkorak Spinosaurus 1, 75 m dengan seratus gigi-gigi runcing yang lurus sepanjang kira-kira 17 cm. Ciri khas Spinosaurus adalah tulang belakangnya yang meninggi hingga 1, 8 atau 2 m dan merupakan layar yang dilapisi kulit. Di bawah lapisan kulit keras yang liat tersebut terdapat pembuluh darah yang berguna untuk mengatur suhu tubuh Spinosaurus atau untuk menarik perhatian betina saat musim kimpoi, karena diperkirakan layar Spinosaurus dapat berubah warna seperti kulit bunglon. Spinosaurus juga mempunyai lubang hidung yang tidak terletak di ujung moncong seperti kebanyakan Theropoda, melainkan di dekat matanya.

16. Sabretooth
 
Sabertooth hidup beberapa juta tahun yang lalu saat bumi masih diselumuti es tebal pada Ice Age. Jenis sabertooth terbesar adalah Smilodon, yang berukuran sedikit lebih kecil dari panther akan tetapi memiliki bobot yang lebih berat yaitu 440 lbs. Beberapa Sabertooth bahkan dapat tumbuh hingga mencapai panjang 15 kaki. Makanan utama hewan ini adalah mamoth, antelop, rusa, dan kerbau. Hal yang paling menakutkan dari hewan ini adalah taringnya yang sangat panjang yang dapat mencapai 28 cm. Beberapa ahli berpendapat bahwa kekuatan utama dari hewan ini bukan tertelak pada gaya gigitannya, akan tetapi pada kekuatan otot leher untuk mencabik mangsa dengan menancapkan taringnya pada mangsa tersebut. Sabertooth dapat membuka rahangnya hingga membentuk sudut 120 derajat. Jauh lebih besar daripada singa yang hanya 65 derajat.

17. Therizinosaurus

Nama Therizinosaurus berarti “Kadal sabit besar”. Nama itu diberikan karena cakarnya yg panjang & melengkung seperti sabit raksasa. Panjang cakarnya sendiri yang tidak ditutupi daging mencapai 90 cm ( keseluruhannya 1,5 m).
Semula para ahli mengira dinosaurus ini adalah dinosaurus pemakan daging, karena mereka hanya menemukan fosil lengannya di Mongolia. Belakangan, para ahli menemukan fosil utuhnya & kaget karena struktur giginya sama sekali tidak mirip dinosaurus pemakan daging.
Para ahli pun berpikir cakar ini hanya dipakai untuk mematahkan ranting atau mempertahankan diri dari pemangsa.

18. Giganotosaurus 

Giganotosaurus adalah dinosaurus pemakan daging terbesar yang pernah berburu didaratan. Ia bahkan lebih besar dari tyrannosaurus rex. Dengan rahangnya yang menyerupai gunting tajamnya dan gigi yang bergerigi, mereka dapat menggigit tembus kedalam daging seperti pisau memotong masuk kedalam mentega. Rahangnya cukup besar untuk menelan seorang manusia dewasa secara utuh! Bila ukurannya tidak membuat takut terlebih dahulu, giganotosaurus mungkin akan berburu dalam kelompok untuk mengalahkan dinosaurus pemakan tumbuhan raksasa.

info giganotosaurus:
panjang : 14 meter
tinggi : 4.5 meter hingga paha; 7 meter hingga kepala
bobot : Hingga 8 ton
makanan : Dinosaurus lainnya

19. Carcharodontosaurus 
 
Dinosaurus pemakan daging yang paling ganas yang pernah menjelajah planet kita, dinosaurus besar ini memiliki gigi besar dan tajam yang dapat memotong daging korbannya dengan mudah. Ukuran tubuhnya lebih besar dari tiga mobil ukuran keluarga dan bobotnya lebih dari seratus orang dewasa. Ukurannya yang luar biasa besar merupakan keuntungan dalam melawan dinosaurus lainnya.

Predator sebesar dinosaurus ini membutuhkan jumlah daging yang banyak. Seperti mengikuti dan membunuh mangsa, mereka juga memakan setiap mahkluk yang mati yang mereka lewati.

Beberapa ahli berpendapat bahwa dinosaurus besar ini mungkin saja merawat anak-anaknya seperti yang dilakukan oleh burung pada saat ini.

info carcharodontosaurus:
panjang : Hingga 13.5 meter
bobot : Hingga 8 ton
tengkorak : 1.6 meter panjangnya
senjata : Rahang yang luar biasa kuat, 12.5 centimeter gigi dan cakar yang tajam
makanan : Dinosaurus lainnya, hidup atau mati, dan ikan

20. Velociraptor

Velociraptor yang berarti 'pencuri yang gesit' adalah sejenis pemangsa seperti Tyrannosaurus, hanya berbadan lebih kecil dan biasa hidup berkelompok. Strategi menyerang mereka lebih pintar daripada dinosaurus lainnya. Mereka menggunakan penarik perhatian untuk mengalihkan perhatian mangsa mereka, yang sebenarnya mangsa mereka telah dikepung.
Ia termasuk dalam sub-ordo Dromaeosaurida yang memiliki ukuran tubuh sedang, dengan panjang sekitar 7 kaki (2,5 meter) dan tinggi 3 kaki (1 meter) dan berat sekitar 20-60 pound (10-20 kilogram) . Seperti Dromaeosaurida lainnya, tubuh Velociraptor kemungkinan memiliki bulu. Selain itu, mereka memiliki sebuah cakar besar berbentuk melengkung di tiap kakinya, yang kemungkinan digunakan untuk menusuk atau merobek tubuh korbannya,dan juga menyerangnya dengan kuku kaki yang tajam